Sydney, 4 Desember 2025 – Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Sydney bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney sukses menyelenggarakan Business Matching Indonesia–Australia dengan tema “Connecting Taste to Opportunity – Empowering Indonesia’s local flavor and spices” di Four Seasons Circular Quay.
Acara ini sekaligus menjadi tindak lanjut Program S’RASA Indonesia, yaitu inisiatif lintas kementerian yang diprakarsai oleh Kementerian Perdagangan RI untuk mempromosikan kuliner, rempah, dan produk makanan Indonesia ke pasar global melalui penguatan branding, jejaring usaha, dan penetrasi produk di negara tujuan ekspor.
Kegiatan dibuka dengan sambutan resmi dari perwakilan KJRI Sydney, pemaparan sektor ekonomi kreatif oleh Bapak Restog Krisna Kusuma (Staf Ahli Menteri Bidang Pendanaan dan Pembiayaan), serta sambutan dari Kepala ITPC Sydney, Bapak Christhophorus Barutu, yang menekankan komitmen perwakilan perdagangan dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di Australia.
Pada sesi utama, hadir 10 perusahaan yang mewakili subsektor kuliner dan FMCG Indonesia, yaitu:
- Havilla Tea – teh artisan premium dari Bandung
- Awan Kerupuk 988 – produsen kerupuk udang & ikan bersertifikasi ekspor
- Ladang Lima – produk bebas gluten berbasis singkong dengan sertifikasi GFCO
- Restu Mande – bumbu instan dan makanan siap saji berbasis 27 rempah
- Battenberg Tiga Indonesia – cokelat premium dari kakao Jawa
- MagFood – produsen seasoning B2B untuk snack, minuman, dan foodservice
- Sederhana Group Sydney – ikon kuliner Padang yang berekspansi global
- La Moringa – produk pangan-minuman berbasis moringa bersertifikasi internasional
- Lemonilo – produk sehat alami tanpa bahan tambahan buatan
- Acaraki – jamu modern berbahan vegan dari petani lokal Indonesia
Selain peserta dari Indonesia, acara turut dihadiri banyak undangan, termasuk diaspora Indonesia pemilik restoran, importir, distributor logistik, pengusaha Australia, dan influencer kuliner Nick Molodysky (@masak2dengannick). Kehadiran para mitra ini menunjukkan besarnya minat pasar Australia terhadap produk kuliner dan FMCG Indonesia.
Para peserta dan calon mitra berinteraksi dalam sesi tabletop networking, berdiskusi mengenai peluang kolaborasi, pengembangan rantai pasok, serta strategi penetrasi pasar Australia. Kegiatan ini memperkuat tujuan Program SRASA untuk mendorong rempah dan rasa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi kreatif dengan jangkauan internasional.
Melalui kolaborasi antara ITPC Sydney, Kementerian Ekonomi Kreatif, KJRI Sydney, serta dukungan Kemendag RI melalui program SRASA, Indonesia semakin memperkuat kehadirannya di sektor makanan dan minuman di Australia.

















Leave a Reply